Malam
minggu jalan-jalan pulangnya nyari nasi bakar langsung cuuuzzz ke sapuro
tepat nya cafe djong djava..
walaupun agak sepi karena waktu itu sudah jam
setengah 10 malam, tapi aku sangat menikmati momen breng bojo.
Menurutku menu yang
dihidangkan lumayan enak-enak yang penting pesanan cepat datang.
langsung saja nasi
bakar banyak variasi tapi aku pilih yang nasi bakar komplit cuma 12rb
minum
nya aku lagi suka jus apel 9rb. cukup murah kan sist?...hee
langsung saja cuzzzz
Sumber : Eka Meliana, Kuliner Pekalongan Batang
Baca juga : Menu Beefgrill di cafe Guest Pekalongan
Blog yang berisi tentang referensi kuliner di daerah Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Batang.
Sabtu, 17 Desember 2016
Nasi Bakar cafe Djong Djava Pekalongan
Label:
Keliling Kulineran
Food blogger yang tinggal di Surabaya. Cinta dunia kuliner dan sedang bermimpi untuk mencicipi kuliner di seluruh dunia.
Makan Beef Grill di Cafe Guest Pekalongan.
Beef Grill harga 55rb belinya di Cafe Guest.
Alamatnya dijalan Pemuda Sebelah BNI Syariah, depan Monumen
Rasa sama Harganya gak mengecewakan.... Dagingnya empuk rasane jos gandoss....
Rasa sama Harganya gak mengecewakan.... Dagingnya empuk rasane jos gandoss....
Bumbunya pass mantap dech pokoknya....
Label:
Keliling Kulineran
Food blogger yang tinggal di Surabaya. Cinta dunia kuliner dan sedang bermimpi untuk mencicipi kuliner di seluruh dunia.
Senin, 12 Desember 2016
MUKIDI membuat heboh Pekalongan
Awal bulan, main-main ke kuliner Kajen yang satu ini unik namanya "MUKIDI"?!
Apa mukidi.. !!
menu yang tersedia disini yakni :
- mierica pedas tabok mb
- miekidi
- ayam jamprut
- kentang goreng
- sosis
- salad sayur
- chiken katsu
- ayam goreng tepung pedas
- pasta makaroni
Semua rata-rata harganya serba 10.000
Outlet Mukidi ada di jalan MANDUROREJO DEPAN KOPENDA
Buka jam 9 pagi sampai jam 10 malam.
mereka juga melayani Delivery order untuk pelanggan yang tidak datang ke outlet
Penasaran? Cobain saja ... uenak ...
Sumber : Novia Dachlan, kuliner Pekalongan Batang
Baca juga : Hangatnya Piscok Meler Lapangan Mataram
Label:
Keliling Kulineran
Food blogger yang tinggal di Surabaya. Cinta dunia kuliner dan sedang bermimpi untuk mencicipi kuliner di seluruh dunia.
Selasa, 22 November 2016
Hangatnya Piscok Meler Lapangan Mataram Pekalongan
Bicara soal cokelat, sulit memisahkan dengan soulmatenya yaitu keju.
Apalagi dengan buah yang paling akrab dengan coklat, yes, you're right,
banana!!
Jadilah cemilan yang pas disantap ketika hangat, "Pisang coklat meler topping keju".
Mungkin di antara kita sudah sangat akrab dengan cemilan ini, tapi karena bulan ini review kulinernya tentang coklat, bolehlah saya mereview sedikit cemilan favorit saya ini. Pisang coklat meler yang suka disebut piscok meler ini saya beli dari penjual gerobakan, lokasi di tepi Lapangan Mataram, depan disdukcapil, buka sore mungkin sekitar jam 5 hingga malam hari.
Komposisinya terdiri dari pisang dan coklat batang yang dibalut kulit lumpia, lalu digoreng hingga kering, diberi taburan keju parut. Sepertinya tampak mudah ya, tapi jika bikin sendiri dan untuk konsumsi sendiri saya rasa modalnya lebih besar daripada kita beli matang, cuma seharga 10.000 untuk original tanpa keju dan 12.500 jika diberi topping keju, isi 5 pcs per kotak mika.
Mengenai rasa, saat pertama digigit panas-panas terasa ada coklat lumer meleleh di mulut, berpadu dengan legitnya pisang dan kulit lumpia yang krispi.. Hhmmm nagih beneeer, gak bisa brenti sebelum sekotak habis, apalagi kalo suasana hujan, lebih nyuuussss...
Mungkin temen-temen banyak menemukan di tempat lain, karena saya lihat bisnis ini sudah menjadi waralaba yang tersebar dimana-mana. Kalau ingin nyemil murah rasa mewah, mungkin ini bisa menjadi salah satu pilihannya. Selamat mencoba dan salam Kuliner Pekalongan Batang
Sumber : Phoery Purwanti, Grup Kuliner Pekalongan Batang
Baca juga : Menikmati Seblak ala Bandung di Pekalongan.
Jadilah cemilan yang pas disantap ketika hangat, "Pisang coklat meler topping keju".
Mungkin di antara kita sudah sangat akrab dengan cemilan ini, tapi karena bulan ini review kulinernya tentang coklat, bolehlah saya mereview sedikit cemilan favorit saya ini. Pisang coklat meler yang suka disebut piscok meler ini saya beli dari penjual gerobakan, lokasi di tepi Lapangan Mataram, depan disdukcapil, buka sore mungkin sekitar jam 5 hingga malam hari.
Komposisinya terdiri dari pisang dan coklat batang yang dibalut kulit lumpia, lalu digoreng hingga kering, diberi taburan keju parut. Sepertinya tampak mudah ya, tapi jika bikin sendiri dan untuk konsumsi sendiri saya rasa modalnya lebih besar daripada kita beli matang, cuma seharga 10.000 untuk original tanpa keju dan 12.500 jika diberi topping keju, isi 5 pcs per kotak mika.
Mengenai rasa, saat pertama digigit panas-panas terasa ada coklat lumer meleleh di mulut, berpadu dengan legitnya pisang dan kulit lumpia yang krispi.. Hhmmm nagih beneeer, gak bisa brenti sebelum sekotak habis, apalagi kalo suasana hujan, lebih nyuuussss...
Mungkin temen-temen banyak menemukan di tempat lain, karena saya lihat bisnis ini sudah menjadi waralaba yang tersebar dimana-mana. Kalau ingin nyemil murah rasa mewah, mungkin ini bisa menjadi salah satu pilihannya. Selamat mencoba dan salam Kuliner Pekalongan Batang
Sumber : Phoery Purwanti, Grup Kuliner Pekalongan Batang
Baca juga : Menikmati Seblak ala Bandung di Pekalongan.
Label:
Keliling Kulineran
Food blogger yang tinggal di Surabaya. Cinta dunia kuliner dan sedang bermimpi untuk mencicipi kuliner di seluruh dunia.
Kamis, 17 November 2016
Ngemil Minet So yang Asli Pekalongan
Malem-malem pengen yang seger-seger, inget jaman SD dulu suka banget sama Minet
So, langsung cuusss ke TKP, dengan merogoh kocek 2000 rupiah, sudah dapat
semangkuk minet so...
Wooowww murah banget kan??? Walaupun murah, tapi rasanya gak diragukan lho...
Minet SO termasuk makanan favorit saya dari dulu sampai sekarang.
Wooowww murah banget kan??? Walaupun murah, tapi rasanya gak diragukan lho...
Minet SO termasuk makanan favorit saya dari dulu sampai sekarang.
Bagi yg mau coba lokasi di Jl. Jlamprang, Krapyak Gg.8, buka jam 5sore - 10 malam, tapi biasanya jam 9 sudah habis.
Murah cuma 2000 rupiah saja....
Monggo dicoba
Sumber : Dian Aryani Ukhti Munira, Grup Kuliner Pekalongan Batang
Keterangan Redaksi : Minet So hampir sama dengan seblak, terdiri atas kerupuk kuning dan putih dimasak dengan kuah, ditambah dengan mi dan so atau melinjo.
Baca juga : menikmati seblak ala bandung di Pekalongan
Murah cuma 2000 rupiah saja....
Monggo dicoba
Sumber : Dian Aryani Ukhti Munira, Grup Kuliner Pekalongan Batang
Keterangan Redaksi : Minet So hampir sama dengan seblak, terdiri atas kerupuk kuning dan putih dimasak dengan kuah, ditambah dengan mi dan so atau melinjo.
Baca juga : menikmati seblak ala bandung di Pekalongan
Label:
Keliling Kulineran
Food blogger yang tinggal di Surabaya. Cinta dunia kuliner dan sedang bermimpi untuk mencicipi kuliner di seluruh dunia.
Segarnya Es Cokelat Pak Djan Pekalongan
Kemaren beli es cokelat Pak Djan yang ada di Jl. Kurinci, penasaran banget soalnya tiap kali lewat rame banget, pernah sore kesana kira-kira jam 2-an gitu, lah kok udah habis.
Saking penasarannya sampai besoknya dibela-belain siang2 meluncur kesana.
Nyessss.....satu gelas es cokelat gak terasa masuk tenggorokan. Rasanya kalo bagi saya agak terlalu manis, gak tau dari campuran susu apa santannya, tapi terasa menyegarkan di tengah terik panasnya kota Pekalongan. Di sediakan juga roti tawar buat pendamping minum es cokelat. Harga murah hanya 4.000 segelasnya, kalo roti tawar seribu aja.
Selain di Jl. Kurinci, ada juga di deket hotel Marlin, Pekalongan.
Sumber : Pipit Suryaningtyas, Grup Kuliner Pekalongan Batang
Baca juga : Hangatnya Piscok Meler Lapangan Mataram.
Nyessss.....satu gelas es cokelat gak terasa masuk tenggorokan. Rasanya kalo bagi saya agak terlalu manis, gak tau dari campuran susu apa santannya, tapi terasa menyegarkan di tengah terik panasnya kota Pekalongan. Di sediakan juga roti tawar buat pendamping minum es cokelat. Harga murah hanya 4.000 segelasnya, kalo roti tawar seribu aja.
Selain di Jl. Kurinci, ada juga di deket hotel Marlin, Pekalongan.
Sumber : Pipit Suryaningtyas, Grup Kuliner Pekalongan Batang
Baca juga : Hangatnya Piscok Meler Lapangan Mataram.
Label:
Keliling Kulineran
Food blogger yang tinggal di Surabaya. Cinta dunia kuliner dan sedang bermimpi untuk mencicipi kuliner di seluruh dunia.
Rabu, 16 November 2016
Menikmati Seblak Ala Bandung Di Pekalongan
Seblak basah yang ini menurut saya rasanya paling pas dilidah.. Selain
yang jual asli dari bandung juga tingkat kepedasan yang bisa by
request. Warung yang berlokasi di kawasan kuliner mataram ini biasanya
buka dari hari senin-sabtu dari jam 10 siang sampai sore. Disini kita bisa
menikmati seblak basah di bawah pohon-pohon rindang di tepi lapangan
mataram. Cocok untuk bercengkrama bersama rekan-rekan kerja atau keluarga di siang hari.
Untuk masalah harga, cukup membayar 5.000 untuk seblak basah biasa, 7.000 untuk seblak basah istimewa dan 8.000 jika mau tambah ceker ayam.
Untuk harga minuman pun relatif murah, cuma 2.000 untuk es teh nya. Nah, siapa yang ingin menjajal kuliner impor dari Bandung ini? :)
Sumber: Rini Purwaningsih, Kuliner Pekalongan Surabaya
Baca juga : ngemil minet so yang asli Pekalongan
Label:
Keliling Kulineran
Food blogger yang tinggal di Surabaya. Cinta dunia kuliner dan sedang bermimpi untuk mencicipi kuliner di seluruh dunia.
Langganan:
Postingan (Atom)






